0 Poin
Insomnia

4 Hal yang Menyebabkan Rendahnya Energi pada Pria

Banyak faktor gaya hidup dan kondisi medis yang dapat menyebabkan rendahnya energi seseorang.

Banyak pria mengeluh terus merasa lelah setiap hari. Faktor gaya hidup dapat menyebabkan tingkat energi dalam tubuh menjadi rendah, seperti pola tidur yang buruk, malas berolahraga, dan pola makan yang tidak sehat.

Beberapa kondisi medis juga menyebabkan rendahnya tingkat energi pada seorang pria, misalnya saja sleep apnea. Seseorang dengan tingkat energi yang rendah dalam tubuh mungkin akan merasa lelah sepanjang waktu dan mungkin akan kesulitan dalam menyelesaikan tugas-tugas dan aktivitasnya.

Beberapa gejala yang terkait dengan rendahnya tingkat energi seseorang adalah:

  • Terus merasa mengantuk di siang hari
  • Kesulitan berkonsentrasi
  • Kurang motivasi

Berikut ini merupakan ulasan, mengapa tingkat energi seorang pria bisa sangat rendah:

Pola makan tidak sehat

Pola makan yang buruk atau kurang gizi dapat menyebabkan seseorang memiliki tingkat energi yang rendah. Diet sehat yang mengandung banyak sayuran, biji-bijian, dan protein dapat membantu meningkatkan energi pada pria. Mengonsumsi makanan yang tidak mengandung gizi penting atau yang tidak mengandung cukup kalori, dapat menyebabkan kelelahan atau berkurangnya energi seseorang.

Jarang berolahraga

Seseorang mungkin sadr, bahwa mereka justru menjadi lebih mudah lelah setelah lama tidak berolahraga. Olahraga memang melelahkan, namun dapat meningkatkan adrenalin dan tingkat energi kita.

Seiring waktu, kurangnya olahraga dapat menyebabkan otot melemah, yang kemudian menyebabkan seseorang terus merasa lelah walau tidak sedang melakukan aktivitas yang berat. Namun penting untuk diingat, terlalu banyak berolahraga juga tidak baik karena bisa menyebabkan kelelahan ekstrem pula. Olahragalah dalam porsi dan durasi yang tepat, sehingga tubuh Anda terus terisi energi yang sehat.

Testosteron rendah

Testosteron adalah hormon seks utama pada pria. Hormon ini memainkan peran penting dalam meningkatkan energi seseorang. Seiring bertambahnya sia, jumlah testosteron yang diproduksi dalam tubuh berkurang.

Kondisi kadar testosteron yang rendah juga disebut hipogonadisme, dan ini bisa menyebabkan berkurangnya energi dalam tubuh, membuat seseorang terus kelelahan sepanjang hari, dan bahkan menyebabkan depresi.

Gejala lain dari kondisi testosteron yang rendah termasuk:

  • Tenaga dan stamina berkurang drastis
  • Depresi
  • Mudah marah
  • Sulit berkonsentrasi
  • Anemia
  • Disfungsi ereksi
  • Infertilitas
  • Penurunan pertumbuhan janggut atau rambut-rambut lain di tubuh
  • Penurunan massa otot
  • Perkembangan jaringan payudara
  • Hilangnya massa tulang

Insomnia

Insomnia merupakan salah satu masalah atau gangguan tidur yang dapat menyebabkan berkurangnya energi pada pria. Meskipun lebih sering terjadi pada orang dewasa dengan usia yang lebih tua, insomnia juga bisa memengaruhi pria di segala usia. Ada banyak penyebab insomnia, termasuk akibat masalah fisik, emosional, dan psikologis.

(Foto: mensopedia.com)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

HUBUNGI KAMI

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2021 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok