0 Poin
Mencukur Rambut Kemaluan

4 Alasan Anda Harus Berhati-hati dalam Mencukur Rambut Kemaluan

Mencukur rambut kemaluan merupakan praktik yang dilakukan oleh banyak orang, baik pria maupun wanita, baik untuk alasan kesehatan atau sekadar estetika. Meski begitu, mencukur rambut kemaluan masih menimbulkan pro dan kontra, pasalnya, rambut kemaluan sebenarnya juga memiliki fungsi, seperti mencegah masuknya bakteri ke dalam vagina.

Untuk itu, mencukur rambut kemaluan bukanlah suatu kewajiban, malah ada beberapa hal yang bisa terjadi jika Anda mencukur rambut kemaluan sampai habis, berikut akibatnya:

Meningkatkan pertumbuhan bakteri

Mencukur atau mencabut rambut kemaluan dengan cara waxing merupakan salah satu cara yang berbahaya. Ini karena waxing bisa menyebabkan kemerahan juga melemahkan pori-pori. Ketika waxing dikombinasikan dengan suhu dan kelembapan di area vagina, ini bisa menyebabkan terjadinya pertumbuhan bakteri.

Tidak higienis

Adalah sebuah mitos bahwa mencukur rambut kemaluan dapat membuat organ intim lebih higienis. Sayangnya, mitos ini dipercaya dan membuat banyak orang semakin yakin untuk mencukur rambut kemaluan mereka. Padahal, mencukur rambut kemaluan sampai habis justru bisa meningkatkan jumlah bakteri di organ intim.

Meningkatkan kemungkinan kasus HPV

Human Papilloma Virus menyebar dengan sangat cepat. Bahkan menurut dokter, virus ini dapat ditularkan walau tanpa adanya kontak langsung dengan seseorang yang terinfeksi. Seseorang bisa jadi tidak menyadari bahwa dirinya sudah terinfeksi HPV, karena penyakit ini seringnya muncul tanpa disertai gejala khusus.

Orang-orang yang rutin mencukur rambut kemaluannya hingga habis memiliki risiko lebih tinggi untuk tertular HPV, karena tidak ada lagi rambut kemaluan yang bertindak sebagai penghalang masuknya virus atau bakteri ke dalam vagina.

Memperparah penyakit kulit

Eksim dan psoriasis dapat menjadi lebih parah jika Anda mencukur rambut kemaluan Anda. Jika Anda memiliki riwayat masalah kulit ini, disarankan untuk segera menemui dokter sebelum Anda mengambil langkah untuk mencukur rambut kemaluan Anda. Jika Anda tidak menemui dokter dan asal dalam mencukur rambut kemaluan, maka jangan heran jika kondisi penyakit kulit bisa bertambah parah bahkan sampai menimbulkan rasa sakit dan tidak nyaman karenanya.

(Foto: sundayworld.com)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok