0 Point
Merokok sebabkan serangan jantung

WHO: Merokok Sebabkan Jutaan Kasus Serangan Jantung

Konsumsi tembakau adalah risiko kesehatan manusia terbesar, yang bisa dihindari. Walaupun risiko diketahui, dan kampanye pencegahan sudah dilaksanakan di berbagai bagian dunia, setiap tahunnya, di seluruh dunia sekitar enam hingga tujuh juta orang meninggal akibat dampak merokok. 

Jika bahayanya sudah diketahui, mengapa berhenti merokok sangat sulit. Juga mengapa mereka yang sudah berhenti, mulai merokok kembali?

Jumlah perokok di seluruh dunia turun sejak tahun 2000. Tapi kesadaran tentang resiko serangan jantung, terutama di Asia, masih rendah, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). 

WHO memperingatkan bahwa masih terlalu sedikit kesadaran akan dampak merokok pada jantung manusia. WHO juga memuji bahwa jumlah perokok telah menurun secara signifikan sejak tahun 2000, tetapi masih terlalu banyak orang yang melakukannya.

WHO juga mengingatkan bahwa penelitian menunjukkan masih "kurangnya pengetahuan yang serius" tentang berbagai risiko kesehatan yang terkait dengan merokok. Konsumsi tembakau telah dikaitkan dengan lebih dari tujuh juta kematian di seluruh dunia setiap tahun.

WHO mengatakan, banyak orang tidak menyadari bahwa hampir setengah dari kematian itu, sekitar tiga juta kasus per tahun, adalah karena penyakit kardiovaskular, termasuk serangan jantung dan stroke.

"Kebanyakan orang tahu bahwa konsumsi tembakau menyebabkan kanker dan penyakit paru-paru, tetapi banyak orang tidak menyadari bahwa tembakau juga menyebabkan penyakit jantung dan stroke - pembunuh utama di dunia," kata direktur WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. 

Penelitian terbaru Badan kesehatan dunia itu menunjukkan bahwa konsumsi tembakau bertanggung jawab atas sekitar 17 persen dari hampir 18 juta kematian akibat penyakit kardiovaskular di seluruh dunia setiap tahun. Namun di banyak negara, kesadaran sangat rendah bahwa merokok secara signifikan meningkatkan peluang munculnya penyakit kardiovaskular.

Terdapat sekitar satu miliar perokok di dunia atau sekitar sepertujuh dari populasi global, menurut WHO dan studi lainnya.

Cina menempati angka tertinggi dari penduduknya 1,3 miliar, sekitar 315 jutanya adalah perokok dan mereka mengonsumsi lebih dari sepertiga dari rokok dunia, demikian WHO menyebutkan  dalam sebuah laporan tahun lalu. 

(Foto: verywell Mind)

SHARE TO SOCIAL MEDIA

YesDok is an ehealth service that is reachable through mobile platform which is very powerful and easy to use. Penetrating 17.504 islands and 260 million users in Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
CONTACT
  Corporate Info :
info@yesdok.com
GUIDE
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok