0 Point
sesak napas

Merasa Sesak Napas Saat Berjalan? Mungkin Ini Penyebabnya

Seseorang bisa saja mengalami sesak napas meski cuma sekadar berjalan saja. Ada banyak kondisi yang mendasarinya, seperti kecemasan, asma, atau obesitas. Bahkan, ini bisa menandakan kondisi medis yang lebih serius.

Sesak napas, atau dispnea, adalah sensasi tidak nyaman saat bernapas. Sensasinya berbeda tiap orang dan intensitasnya juga bisa bervariasi. Orang mungkin merasa terengah-engah atau bernapas membutuhkan tenaga lebih dari biasanya.

Berikut ini beberapa penyebab seseorang mengalami sesak napas saat berjalan.

Kecemasan

Kecemasan adalah kondisi kesehatan mental umum yang dapat menyebabkan sesak napas. Beberapa tanda kecemasan seperti: ketegangan otot, detak jantung yang cepat, berkeringat

rasa takut atau panik dan perasaan yang tidak terkendali.

Orang dengan kecemasan mungkin merasa gelisah terus-menerus, yang dapat menyebabkan perasaan lelah atau sesak napas.

Orang dengan kecemasan seringkali memerlukan perawatan kesehatan mental, yang dapat meningkatkan kualitas hidup. 

Asma

Asma adalah kondisi umum yang memiliki tingkat keparahan yang berbeda-beda. Bagi sebagian orang, ini menyebabkan gejala ringan, sesekali yang hanya muncul sebagai respons terhadap pemicu tertentu. 

Berjalan yang mungkin melelahkan juga bisa menjadi pemicu asma. Tidak semua asma membutuhkan perawatan medis. Beberapa orang mungkin dapat mengelola gejalanya dengan menghindari hal-hal yang memicu gejalanya. 

Kegemukan

Kegemukan atau obesitas adalah suatu kondisi dimana seseorang memiliki kelebihan berat badan atau lemak tubuh yang dapat berdampak pada kesehatannya. Orang yang mengalami obesitas lebih berisiko mengalami kondisi lain, seperti diabetes, penyakit kardiovaskular, dan tekanan darah tinggi.

Berat badan yang berlebih ini jelas berpotensi membuat seseorang akan mengalami sesak napas, walaupun hanya sekadar berjalan.

Orang yang mengalami obesitas harus berkonsultasi dengan dokter atau ahli diet mereka untuk mengikuti pola makan yang sehat dan seimbang.

Pneumonia

Pneumonia adalah infeksi paru-paru. Infeksi bisa terjadi akibat bakteri, virus, atau jamur. Menurut ahli, orang bisa mengobati pneumonia ringan di rumah. 

Dokter mungkin meresepkan antibiotik, obat antivirus, atau obat anti jamur. Orang juga dapat membeli obat untuk mengobati demam atau nyeri otot.

Beberapa orang mungkin membutuhkan perawatan rumah sakit. Rumah sakit dapat memberikan antibiotik dan cairan melalui jalur intravena dan memberikan terapi oksigen untuk meningkatkan jumlah oksigen dalam darah.

SHARE TO SOCIAL MEDIA

YesDok is an ehealth service that is reachable through mobile platform which is very powerful and easy to use. Penetrating 17.504 islands and 260 million users in Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
CONTACT
  Corporate Info :
info@yesdok.com
GUIDE
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok