0 Point
asma

Merasa Kelelahan saat Asma Kambuh? Mungkin Ini Penyebabnya

Ketika Anda memiliki penyakit asma, gejala yang paling mungkin muncul di benak Anda adalah sesak napas, batuk, dan rasa sesak di dada. Namun ada juga yang merasa kelelahan saat gejala asma muncul.

Kelelahan biasanya bukan gejala asma yang umum. Namun, penderita asma sering melaporkan merasa lelah.

Asma bisa menyebabkan kelelahan. Kelelahan juga bisa memperburuk asma. Dalam artikel ini kami akan membahas hubungan antara asma dan kelelahan.

Penyebab

Asma adalah penyakit peradangan yang mempengaruhi saluran udara di paru-paru. Ini adalah kondisi kronis yang dapat dikelola dan dikendalikan, tetapi tidak dapat disembuhkan.

Ada berbagai jenis asma yang memiliki pemicu berbeda, di antaranya alergen, infeksi saluran pernapasan atas, olahraga, dan polusi.

Bagi orang dewasa dan anak-anak penderita asma, kelelahan dapat menurunkan kualitas hidup. Penyebab potensial kelelahan terkait asma meliputi:

Gejala yang tidak terkontrol atau sering

Asma yang tidak terkontrol ditandai dengan gejala harian, seperti sesak napas, dan batuk. Ini terkait dengan gangguan pernapasan, gangguan tidur, yang semuanya dapat menyebabkan kelelahan di siang hari.

Satu studi tahun 2013 menemukan bahwa mereka yang memiliki gejala asma sering mengalami kelelahan siang hari lebih sering daripada mereka yang sesekali atau tanpa gejala. Temuan ini tidak bergantung pada kualitas tidur setiap anak atau jumlah waktu yang dihabiskan di tempat tidur.

Asma yang parah

Jika pengobatan tidak dapat mengendalikan gejala asma Anda, dokter Anda mungkin merekomendasikan pengujian untuk inflamasi tipe 2 dan asma yang parah.

Salah satu gejala asma ini adalah gejala asma yang membuat Anda terbangun hampir setiap malam. Kurang tidur di malam hari bisa menyebabkan kelelahan di siang hari.

Asma nokturnal

Asma nokturnal, termasuk asma bronkial nokturnal, tidak sepenuhnya dipahami. Ini ditandai dengan perkembangan obstruksi jalan napas di malam hari. Ini mungkin bentuk asma yang tidak terkontrol atau entitas yang sama sekali berbeda. Kebanyakan penderita asma menyatakan bahwa gejala mereka lebih buruk pada malam hari.

Menurut data, penyakit gastroesophageal reflux dan obesitas tampaknya memperparah kondisi ini, yang menyebabkan terjadinya kantuk di siang hari.

Tingkat oksigen darah rendah

Gejala asma, seperti batuk, dan sesak napas tidak hanya melelahkan, tetapi bila parah dapat menurunkan kadar oksigen dalam darah. Ini bisa menyebabkan kelelahan.

Batuk kronis

Batuk bisa melelahkan. Batuk parah dapat menyebabkan ketegangan otot, yang menyebabkan perasaan lemas dan lelah.

(Foto: Freepik)

SHARE TO SOCIAL MEDIA

YesDok is an ehealth service that is reachable through mobile platform which is very powerful and easy to use. Penetrating 17.504 islands and 260 million users in Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

CONTACT
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
GUIDE
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok