0 Point
Makan sahur

Melewatkan Sahur, Bagaimana dengan Kesehatan?

Banyak orang percaya dengan melakukan one meal a day (OMAD) atau sekali makan dalam sehari efektif untuk menurunkan berat badan. Oleh karenanya banyak orang secara sengaja melewatkan makan sahur saat Ramadan. Namun, praktisi kesehatan cenderung menasihati OMAD karena itu ekstrim dan cenderung lebih berbahaya daripada kebaikan.

OMAD bertujuan membatasi total asupan kalori harian Anda menjadi satu kali makan, sementara Anda berpuasa untuk sisa jendela makan tersebut. OMAD seharusnya menciptakan defisit kalori, yang diperlukan untuk menurunkan berat badan sambil menawarkan manfaat kesehatan.

Namun, dibandingkan dengan saat berpuasa, makan hanya satu kali makan per hari adalah ekstrim dan dapat memiliki efek samping yang tidak diinginkan dan berpotensi berbahaya. OMAD perlu dilakukan dengan petunjuk ahli diet.

Sebagai permulaan, sulit untuk memasukkan asupan nutrisi harian Anda ke dalam satu kali makan. Kurang mengonsumsi nutrisi dalam jumlah yang cukup secara teratur dapat membuat Anda berisiko mengalami defisiensi nutrisi, kondisi ini akan berujung risiko kesehatan yang serius.

Mengonsumsi satu kali makan per hari dapat meningkatkan risiko hipoglikemia (gula darah rendah), terutama di antara orang dewasa yang lebih tua dan penderita diabetes. Penelitian lain menunjukkan bahwa OMAD yang tak dikontrol dapat meningkatkan risiko kebiasaan makan yang tidak teratur seperti makan berlebihan.

OMAD juga berisiko menyebabkan efek samping lain, diantaranya:

• kelaparan ekstrim
• kelelahan
• mudah tersinggung
• kesulitan berkonsentrasi
• mual dan pusing
• sembelit

Satu penelitian lain menemukan bahwa hanya makan satu kali makan per hari meningkatkan tekanan darah dan kadar kolesterol total dan LDL ( kolesterol jahat), dibandingkan dengan makan secara normal.

Jika tujuan Anda ingin menurunkan berat badan, ada diet yang lebih aman dan nyaman secara berkelanjutan. Diet rendah karbohidrat, diet makanan alami, diet Mediterania, atau diet nabati diantaranya salah satu yan bisa Anda lakukan. Oleh karenanya menerapkan makan di setelah berbuka dan saat sahur saat berpuasa Ramadan merupakan pilihan yang bijak.

(Foto : pixabay)

SHARE TO SOCIAL MEDIA

YesDok is an ehealth service that is reachable through mobile platform which is very powerful and easy to use. Penetrating 17.504 islands and 260 million users in Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

CONTACT
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
GUIDE
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok