0 Point
sakit perut

Masalah Pencernaan yang Sering Dialami Anak-Anak

Masalah pencernaan pada anak adalah hal yang biasa terjadi. Meski begitu, kondisi ini dapat membuat semua orang tua cemas dan khawatir. Karena saat mengalami masalah pencernaan anak-anak cenderung rewel. Anak-anak lebih rentan terkena gangguan pencernaan karena perbedaan saluran cerna anak-anak dan orang dewasa.

Pada anak-anak, sel-sel usus masih renggang sehingga memudahkan kuman dan bakteri masuk. Ditambah imunitas pada anak-anak belum sesempurna orang dewasa. berikut deretan masalah pencernaan yang sering dialami anak-anak:

Irritable bowel syndrome (IBS)

Penyakit pencernaan ini memengaruhi kerja usus besar. IBS pada umumnya menyerang anak-anak sekolah dasar tetapi juga bisa menimpa orang dewasa. Gejalanya kembung, sakit perut, hingga tidak tuntas saat BAB dan feses juga tampak berlendir. Gejala ini bisa timbul selama beberapa hari, minggu bahkan bulan. Penyebab IBS adalah kecemasan, depresi serta genetik.

Diare

Diare pada anak ditandai dengan meningkatnya frekuensi BAB dari biasanya. Frekuensi BAB menjadi lebih sering hingga lebih dari tiga kali dengan feses yang lebih cair. Sebagian besar penyebab diare adalah infeksi, alergi, keracunan makanan dan efek samping obat.

Sembelit

Tanda sembelit pada bisa dilihat dari frekuensi BABnya. Bila jumlah kotorannya terlalu sedikit atau keras dan kesakitan saat BAB. Sembelit bisa disebabkan oleh kekurangan cairan, pengeluaran cairan berlebihan, jumlah serat yang kurang, perubahan makanan yang dikonsumsi, luka di anus, hingga alergi susu.

Intoleransi Laktosa

intoleransi laktosa dengan alergi susu sebenarnya kondisi yang berbeda. Pada kondisi anak intoleransi laktosa, para orang tua tetap dapat menyajikan susu dengan kadar laktosa yang rendah. Intoleransi laktosa merupakan masalah pencernaan akibat tubuh tidak memiliki enzim laktase yang cukup untuk mencerna laktosa. Gejala umum intoleransi laktosa adalah sulit buang angin, kram perut, diare, sembelit dan kembung.

GERD

Gastroesophageal reflux disease (GERD) adalah kondisi ketika asam lambung naik kembali ke kerongkongan. GERD umumnya terjadi selama atau setelah makan. Komplikasi GERD pada anak diantaranya masalah pernapasan, kesulitan menambah berat badan, radang esofagus, luka di kerongkongan dan anemia.

(Foto: scholastic)

SHARE TO SOCIAL MEDIA

YesDok is an ehealth service that is reachable through mobile platform which is very powerful and easy to use. Penetrating 17.504 islands and 260 million users in Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

CONTACT
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
GUIDE
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok