0 Point

Diet Soda Lebih Sehat, Kata Siapa?

Minuman bersoda disukai oleh banyak orang. Rasanya yang segar dan nikmat bisa menjadi pelepas dahaga bagi siapapun yang membutuhkannya. Sayangnya, minuman bersoda kerap dikaitkan dengan sejumlah masalah di tubuh, termasuk menambah berat badan yang tidak diinginkan.

Banyaknya kandungan gula dalam minuman bersoda, membuat minuman yang satu ini lekat dengan kesan tidak sehat dan bisa membuat tubuh lebih gemuk. Akhirnya, perusahaan minuman bersoda pun mencoba taktik lain yakni dengan meluncurkan produk diet soda, yang digadang-gadang lebih baik dari minuman bersoda biasa. 

Bagi orang-orang yang ingin menurunkan berat badan tapi tetap ingin mengonsumsi soda, hal ini merupakan kabar baik bagi mereka, karena setidaknya mereka tetap bisa merasakan nikmatnya minuman bersoda. Tapi apakah benar bahwa diet soda lebih baik dari minuman bersoda biasa?

Sayangnya, hal ini tidak 100 persen benar. Banyak orang lupa, bahwa diet soda pada dasarnya tetaplah minuman berkarbonasi. Pembuatan diet soda juga masih tidak lepas dari penambahan pemanis buatan, sehingga bisa memberikan rasa manis walau sedikit dari minuman ini. Oleh karena itu, diet soda tidak benar-benar bisa membantu menurunkan berat badan Anda.

Banyak kerugian yang bisa Anda dapatkan jika terlalu banyak mengonsumsi diet soda, seperti:

Memicu kenaikan berat badan

Jika Anda berpikir bahwa diet soda adalah solusi bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan tapi tetap bisa menikmati soda, maka Anda salah besar. Diet soda yang dipercaya memiliki kandungan kalori lebih sedikit dibandingkan minuman soda lainnya, ternyata tetap memiliki pemanis buatan, seperti sakarin, sukralosa, dan neotame, dapat memicu naiknya berat badan Anda.

Meningkatkan kadar glukosa

Kita mungkin berpikir, bahwa diet soda aman karena rendah gula, sayangnya ini salah. Kehadiran pemanis buatan dalam diet soda dapat meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh dan dapat memicu diabetes di kemudian waktu.

Melemahkan tulang

Meminum diet soda sering dibilang lebih baik daripada minuman bersoda lainnya. Sayangnya, jika diminum secara rutin, diet soda akan menurunkan kepadatan mineral dalam tulang dan membuat tulang Anda menjadi lemah.

Meningkatkan risiko penyakit jantung

Pemanis buatan dalam diet soda mengandung sejumlah bahan kimia. Jika pemanis ini masuk ke dalam tubuh dalam jumlah yang banyak, ini bisa membahayakan tubuh dengan meningkatkan risiko terkena penyakit jantung.

Dehidrasi

Mengonsumsi diet soda secara berlebihan juga bisa memicu tubuh Anda mengalami dehidrasi. Minuman ini merupakan pengganti air yang tidak sehat. Diet soda mungkin dapat menghilangkan dahaga, namun setelah beberapa saat, Anda cenderung akan merasa lebih haus.

(Foto: incimages.com)

SHARE TO SOCIAL MEDIA

YesDok is an ehealth service that is reachable through mobile platform which is very powerful and easy to use. Penetrating 17.504 islands and 260 million users in Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

CONTACT
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
GUIDE
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok