0 Point
Keluarga di rumah

Cara Agar Tetap Aktif selama Berpuasa Bersama Keluarga

Sudah dua kali Ramadan ini kita masih dihadapkan pada pandemi Covid-19 yang belum berakhir. Hal ini tentu saja bukan hanya berdampak pada ekonomi, tetapi berdampak pada pendidikan anak-anak yang mengharuskan belajar secara jarak jauh alias belajar dari rumah.

Kondisi ini pun sangat mengkhawatirkan bagi anak-anak yang harus duduk di depan gadget atau laptop selama PJJ - Pendidikan Jarak Jauh (School from Home). Di bulan puasa ini, anak-anak harus tetap aktif agar imunitas selalu terjaga. Namun, bagaimana caranya agar anak-anak tetap aktif selama bulan puasa?

Para ahli mengatakan aktifitas bersama itu macam-macam, tapi sayangnya kita masih dalam kondisi pandemi seperti saat ini. Lantas sebenarnya apa yang bisa mengajak anak-anak bergerak?

Olahraga menjadi salah satu opsi untuk melakukan quality time bersama keluarga. Berolahraga Bersama akan membangun kekompakan kebersamaan dan kepercayaan antara ibu dengan anak atau sebaliknya.

Jika kita berolahraga bersama keluarga, akan ada aktifitas bersama anak dimana sekarang ini anak-anak lebih banyak melihat screen (gawai). Mereka lebih banyak duduk di depan monitor. Setelah selesai sekolah, mereka hanya bersosialisasi lewat online.

Kondisi tersebut membuatnya khawatir terhadap anak-anak saat ini. WHO sendiri mempunyai standar untuk anak-anak dalam satu hari mereka harus bergerak minimal 60 menit secara akumulatif. 

Hal itu menjadi tantangan tersendiri karena tidak mudah mengajak anak-anak untuk bergerak. Dengan mengajak anak-anak berolahraga, berarti kita juga ikut bergerak. Ini menjadi win-win solution buat anak-anak bergerak dan kita sebagai orang tua juga.

Sementara untuk Aktivitas berolahraga untuk anak di usia balita, disarankan menggunakan imajinasi atau role play atau bermain peran seperti kelinci lompat, menjadi burung di angkasa, dan sebagainya. 

Lalu untuk anak di usia 5 tahun ke atas, kegiatan bersih-bersih di rumah pun dapat menjadi aktivitas untuk membakar kalori seperti melakukan kegiatan membersihkan rumah untuk mengajarkan juga kemandirian anak. Banyak olahraga yang dapat dilakukan di rumah untuk membakar kalori.

Selain itu, Untuk tetap dapat menjaga asupan nutrisi dari kalori yang terbakar tersebut, diperlukan nutrisi yang memerlukan cairan tubuh dan juga tinggi protein. Opsi untuk menjaga nutrisi tersebut, contohnya adalah Susu Segar Pasteurisasi. 

SHARE TO SOCIAL MEDIA

YesDok is an ehealth service that is reachable through mobile platform which is very powerful and easy to use. Penetrating 17.504 islands and 260 million users in Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

CONTACT
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
GUIDE
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok