0 Point
Ayah dan anak

Ayah Berperan Besar pada Kesehatan Mental Anak

Orang tua memiliki peran penting dalam perkembangan dan kesehatan mental anak. Hal ini diketahui berdasarkan studi penasihat klinis kesehatan mental pediatrik, Kunmi Sobowale  bahwa pola pengasuhan ayah memengaruhi mental anak di masa depan.

“Advokasi ini sangat penting bagi anak laki-laki yang lebih mungkin dibandingkan dengan anak perempuan untuk menghadapi banyak kondisi mental di awal kehidupan, seperti gangguan hiperaktif defisit perhatian dan gangguan spektrum autisme,” kata Sowobale.

Meskipun hal ini dapat membantu tapi umumnya para ayah menghadapi hambatan dekat pada anak wanitanya. "Ada stereotip di beberapa budaya bahwa laki-laki tidak mendiskusikan emosi dan kesehatan mental secara terbuka, yang dapat meningkatkan stigma yang ada tentang percakapan ini," kata psikolog anak, Parker Huston.

Untuk memulai percakapan tentang kesehatan mental dan menghilangkan stigma kondisi tertentu dengan anak-anak Anda, para ahli medis menyarankan beberapa tips berikut.

1. Latih dan dorong regulasi emosi

Dalam konteks budaya, pria diajarkan untuk menjadi tabah dan tidak berbagi emosi. Sobowale mendorong pria untuk memberi contoh bagi anak-anak mereka dengan memberi contoh pelabelan emosi.

Misalnya, seorang ayah bisa mengatakan, “Saya frustrasi ketika dia kalah dalam permainan atau merasa senang ketika makan makanan favoritnya," kata Sowobale.

2. Ajarkan kecerdasan emosional

Huston mengatakan salah satu keterampilan terpenting yang harus dipelajari anak-anak adalah mampu memahami, mengekspresikan, serta mengontrol emosinya. Menurut studi terbaru pada 2020, kecerdasan emosional memprediksi hasil akademik hingga pemecahan suatu masalah.

3. Jelaskan bahwa ada dokter untuk merawat tubuh dan pikiran

Sebagian besar anak pasti pernah mengunjungi dokter untuk pemeriksaan tahunan mereka atau jika mereka sakit. Namun, menjelaskan juga bahwa ada juga dokter yang merawat pikiran, perasaan, dan emosi dapat membantu memvalidasi dan menormalkan kesehatan mental.

4. Ajarkan mengatasi kesehatan mental sendiri

Menjadi seorang ayah dan memiliki anak dapat menimbulkan tantangan kesehatan mental, termasuk kurang tidur, bahkan stres. Namun bagaimanapun dampingi mereka untuk mendapatkan kesehatan mental tanpa harus khawatir.

Jika Anda belum menemui profesional kesehatan mental atau tahu di mana menemukannya, hubungi dokter untuk mendapatkan referensi yang tepat.

(Foto : pixabay)

SHARE TO SOCIAL MEDIA

YesDok is an ehealth service that is reachable through mobile platform which is very powerful and easy to use. Penetrating 17.504 islands and 260 million users in Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

CONTACT
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
GUIDE
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok