0 Point
Kopi

Adakah Efek Minum Kopi Bagi Ginjal? Ini Faktanya

Banyak orang mengaku sebagai pencinta kopi. Menurut mereka, menjalani hari tanpa minum kopi seperti ada yang kurang. Minum kopi secara rutin, mungkin membawa manfaat untuk tubuh. Berbagai penelitian telah menyelidiki, bagaimana kopi berdampak pada kesehatan, salah satunya adalah bagaimana efek minum kopi bagi ginjal.

Salah satu studi epidemiologi berbagasi populasi menunjukkan adanya efek minum kopi bagi ginjal, terutama efek perlindungan pada fungsi ginjal. Sebuah penelitian di Korea terhadap lebih dari 2.600 wanita menunjukkan bahwa konsumsi kopi dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit ginjal, termasuk pada wanita penderita diabetes. Namun, survei berbasis populasi saja tidak cukup untuk menarik kesimpulan akan hubungan kopi dan ginjal ini.

Untuk itu, di tahun 2016, sebuah metaanalisis dilakukan. Hasilnya, tidak ada hubungan antara minum kopi dan peningkatan risiko penyakit ginjal pada pria. Namun di sisi lain, metaanalisis juga menemukan bahwa ada kemungkinan penurunan risiko penyakit ginjal pada wanita yang minum kopi.

Akhirnya ditarik kesimpulan mengenai efek minum kopi bagi ginjal yang berasal dari metaanalisis tersebut, hasilnya, minum kopi tidak berbahaya bagi ginjal pria, dan mungkin bermanfaat untuk ginjal wanita.

Penelitian di masa lalu menunjukkan bahwa kafein dapat meningkatkan risiko pertumbuhan kista ginjal pada pasien dengan penyakit ginjal polikistik dominan autosomal (PKD). Namun, dalam studi klinis yang lebih baru, konsumsi kopi tidak tercatat sebagai faktor risiko dari berkembangnya penyakit PKD.

Akan tetapi, ada situasi khusus, di mana asupan kopi mungkin perlu dibatasi, karena ada kemungkinan efek minum kopi bagi ginjal yang memengaruhi pembentukan batu ginjal. Batu oksalat adalah salah satu jenis batu ginjal yang paling umum. Kopi, menjadi salah satu sumber utama oksalat yang paling sering dikonsumsi. Untuk itu, pasien dengan batu ginjal, terutama yang memiliki masalah batu kalsium oksalat, tetap harus membatasi asupan kopi harian.

Lalu, bagaimana dengan efek minum kopi bagi ginjal yang berasal dari komplikasi akibat hipertensi? Minum kopi bisa menyebabkan peningkatan tekanan darah dalam jangka pendek. Namun, efeknya mungkin bisa lebih parah bagi orang-orang dengan usia lanjut, atau orang-orang yang tak terbiasa minum kopi. 

Mengingat adanya hubungan antara asupan kopi dengan tekanan darah tinggi, kekhawatiran sering muncul, tentang bagaimana kopi bisa menyebabkan kerusakan pada ginjal. Meski hal ini masuk akal, namun ada bukti yang bisa menunjukkan fakta sebaliknya. Data menunjukkan, minum kopi sekitar 1–2 gelas dalam sehari, setiap harinya, tidak menyebabkan peningkatan risiko penyakit ginjal untuk kelompok orang dalam usia muda yang memiliki tubuh sehat.

Ini artinya, Anda bisa melanjutkan minum kopi setiap hari jika Anda tidak memiliki penyakit batu ginjal. Namun, jika Anda sudah dalam usia lanjut dan memiliki riwayat penyakit ginjal atau tekanan darah tinggi, maka sebaiknya batasi asupan kopi harian Anda.

(Foto: studyfinds.org)

SHARE TO SOCIAL MEDIA

YesDok is an ehealth service that is reachable through mobile platform which is very powerful and easy to use. Penetrating 17.504 islands and 260 million users in Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
CONTACT
  Corporate Info :
info@yesdok.com
GUIDE
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok